Eskalator Hidup

11:28 PM

Hidup itu seperti lintasan bidang miring eskalator yang arahnya turun, tapi kamu berusaha naik ke atas. Lantai atas adalah tujuanmu.

Kalo kamu cuma diem di tempat aja ya sampe kapan pun juga gak bakal nyampe ke tujuan kamu yang ada di atas. Dibutuhkan energi ekstra untuk melawan arus kecepatan eskalator yang arahnya turun itu.

Dan derajat kemiringan eskalator masing-masing orang itu berbeda, tergantung pilihan kita masing-masing. Ada yang mungkin 30˚, 37˚, 45˚, 53˚, atau 60˚. Panjang lintasan eskalatornya pun berbeda, tergantung standar tujuan kita dan kemiringan eskalator yang kita tetapkan. Yang artinya, semakin besar derajat kemiringan eskalatormu, semakin banyak usaha yang harus kamu kerahkan untuk mencapai tujuanmu. Kalau derajatnya makin besar, konsekuensinya lintasannya jadi lebih pendek untuk mencapai tujuanmu. Artinya lintasan emang lebih pendek, tapi usaha kamu juga harus lebih banyak.

Kalau derajatnya kecil, berarti lintasannya jadi lebih panjang. Usaha yang harus kamu kerahkan lebih kecil, namun waktu untuk mencapai tujuanmu jadi lebih lama karena lintasannya lebih panjang.
Tujuanmu juga menentukan usaha dan waktu yang kamu perlukan untuk mencapainya. Semakin tinggi tujuanmu, jelas semakin banyak usaha dan waktu yang dibutuhkan.

Masalahkah berapa besar derajat kemiringan, panjang lintasan eskalator, dan tujuan kita? Tidak. Itu semua tergantung pribadi masing-masing, mau cepet nyampe tujuan tapi bersusah payah dulu, atau pelan tapi pasti nyampe ke atas. Yang penting pada akhirnya kita mencapai tujuan kita, bukan?
Make your own escalator guys!

You Might Also Like

0 comments